By: Marsigit
Reviewed by : Ridha Esty Argarini/P.Matsub’09/UNY
Pendidikan di Indonesia baru-baru ini sedang mengalami perubahan dengan berusaha menggabungkan potensi daerah yang dimiliki setiap wilayah yang ada di Indonesia dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang modern. Oleh sebab itu reformasi dunia pendidikan yang dimaksudkan haruslah memuat permasalahan tentang : bagaimana mendorong tumbuhnya kurikulum interaktif lebih dari sekedar kurikulum yang sifatnya instrumental saja, bagaimana mendorong sistem pembelajaran dengan siswa sebagai pusat kegiatan, bagaimana mengembangkan inisiatif dari siswa dibandingkan dengan dominasi guru, bagaimana mengembangkan kurikulum yang lebih simpel dan fleksibel daripada kurikulum yang rumit secara struktural. Pandangan tentang fungsi guru pun juga harus diubah, pada prosesnya nanti pembelajaran tidak lagi dianggap sebagai proses transfer ilmu dari guru ke siswa melainkan sebagai proses mengkonstruksi pengetahuan siswa oleh siswa itu sendiri dengan guru sebagai fasilitator atau pembimbing.
Salah satu permasalah yang harus ditangani terlebih dahulu terkait dengan pengembangan peradigma baru dalam dunia pendidikan adalah gaya dan metode mengajar guru. Sejauh ini, masih banyak dijumpai guru yang mengejar dengan hanya menggunakan metode ekspositori, yaitu dimana guru memberikan penjelasan meteri di awal, memberikan contoh soal kemudian menyuruh siswa mengerjakan soal. Metode ini tentu tidaklah efektif, terutama jika tujuan pembelajaran adalah siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Untuk itu ada suatu metode belajar bagi guru yang baru-baru ini hangat diperbincangkan, yaitu metode Lesson Study, suatu metode yang bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas guru dalam mengajar. Di dalam lesson study seorang guru dapat belajar melalui kegiatan pengamatan dan refleksi, kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan pihak dosen universitas maupun pihak-pihak yang ahli dan berpengalaman di bidang pendidikan.
Hal-hal yang menjadi perhatian utama dalam pengembangan metode pembelajaran melalui Lesson Study diantaranya: kerjasama antarsiswa dalam proses pembelajaran, proses belajar mengajar yang kontekstual, kemampuan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, keterampilan dan kreativitas siswa, proses interaktif yang berorientasi pada kurikulum dan pengembangan silabus, otonomi siswa dan guru.
Dalam pengembangan metode pembelajaran, guru perlu merancang skenario mengejer, merancang aktivitas siswa, merancang peranan guru, mendistribusikan penilaian, mengembangkan metode penialian dan memonitor kemajuan pencapaian siswa. Untuk dapat menambah pengalaman guru perlu aktif mengikuti kegiatan workshop ataupun seminar. Selain itu pengembangan metode pembelajaran melalui Lesson Study juga akan sangat membantu, selain belajar dari para ahli, guru juga dapat saling bertukar pemikiran dan pengalaman, serta memiliki banyak gambarab tentang metode pembelajaran yang tepat bagi setiap materi yang akan diajarkan kepada siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar