Senin, 07 Januari 2013

Tanya Jawab Filsafat



Refleksi Perkuliahan
Filsafat Pendidikan Matematika
Nama   : Ridha Esty Argarini
NIM    : 09301241008
Prodi   : Pendidikan Matematika 2009

1.      Pertanyaan      : Apakah hakekat angin?
Jawaban          :
Dimensi yang paling primitif dari suatu obyek filsafat adalah intuitif, termasuk juga sejak kapan kita mengenal angin. Jika tidak mampu ditemukan jawaban secara pasti atas suatu pertanyaan mengenai hakekat suatu hal maka hal tersebut termasuk hal yang intuitif, manusia sering melakukan hal ini sehingg termasuk juga ke dalam kaum intuisionism khususnya dalam hal angin. Intuisi merupakan hal yang sangat penting, karena 90% bagian hidup manusia merupakan intuisi. Intuisi muncul karena ada hal yang tidak bisa didefinisikan. Jika dipaksakan untuk dibuat definisi, maka dikhawatirkan akan berbeda artinya.
Imanuel Kant membuat 12 kategori di dalam pikiran. Cara membentuk kategori tersebut melalui intuitif. Setelah terbentuk, kemudian kategori tersebut digunakan untuk berpikir kembali. Dalam filsafat dikenal 4 tahap komunikasi, yaitu material, formal, normatif, spiritual. Angin dapat diartikan secara material maupun formal yaitu angin dapat berupa badai, topan, yang lazim dipakai dalam bentuk formal. Normatif artinya kajian keilmuan dari angin, misalnya secara fisika, tapi jika merupakan gejala alam dapat menonjol dari ilmu bidangnya, misalnya dari bidang geografi, angin adalah pergerakan. Angin secara spiritual dapat dicari di kitab suci, jika tidak ditemukan penjelasan mengenai angin berarti pemahaman angin hanya sampai pada bentuk normatifnya.


2.      Pertanyaan      : Apakah hakekat dari perceraian?
Jawaban          :
Arti kata cerai dapat dilihat pada dokumen resmi, misalnya dalam undang-undang perkawinan. Ini menunjukkan arti perceraian secara formal. Sedangkan ecara spiritual arti perceraian dapat dipahami berdasarkan dasar-dasar agama. Normatifnya dapat dilihat dari baik buruknya suatu perceraian.

3.      Pertanyaan      : Dalam suatu pernikahan, bila suami/istri dan orang tua sama-sama
               membutuhkan bantuan, manakah yang seharusnya didahulukan?
Jawaban          :
Yang diutamakan dalam permasalahan ini adalah komunikasi. Solusinya adalah komunikasi yang baik.

4.      Pertanyaan      : Apakah hakekat keyakinan dan kepercayaan dalam tinjauan agama?
Jawaban          :
Terdapat term yang berkembang dalam pemahaman suatu kata, makna kepercayaan dapat naik pagkat atau naik derajat. Setelah ada persoalan lalu disebutlah apa itu kepercayaan. Selain itu, terdapat juga kata dalam bahasa yang mengalami kemunduran, misalnya bekas. Dulu kata bekas dapat digunakan untuk menunjuk hal yang berhubungan dengan manusia, namun sekarang sudah tidak lazim lagi, sekarang lebih sering menyebutnya sebagai mantan. Kalimat-kalimat dapat mengalami reduksi. Secara formal terdapat juga undang-undang yang mengatur kepercayaan, hal ini dapat dilihat dalam dokumen-dokumen yang relevan.

5.      Pertanyaan      : Bagaimana menanggapi keadaan agar tidak semakin terpuruk?
Jawaban          :
Sebagai contoh musibah yang terjadi di Amerika, orang yang memiliki wewenang lebih tinggi menghibur korban yang terkena musibah. Hal ini karena mungkin saja jika yangmenghibur adalah orang yang secara derajat sama, malah tidak akan didengarkan dan tidak memiliki dampak. Cara menanggapi keadaan terpuruk adalah dengan ikhtiar dan berdoa. Karena terkadang merasa terpuruk pun juga bisa menjadi anugerah.

6.      Pertanyaan      : Bagaimana cara menumbuhkan semangat ketika gagal?
Jawaban          :
Setiap hal yang ada dan yang mungkin ada dapat digunakan sebagai memotivasi. Melihat ke arah bawah akan memunculkan perasaan lebih bersyukur dan kemudian akan termotivasi. Menentukan tujuan hidup dan memanfaatkan kesempatan yang ada juga merupakan salah satu solusi. Cara selanjutnya adalah melalui komunikasi yang baik.

7.      Pertanyaan      : Mengapa ada pro dan kontra? Apa sebabnya?
Jawaban          :
Pro dan kontra adalah merupakan kodrat dan sunatullah. Tuhan menciptakan segala sesuatu yang bertolak belakang, misalnya saja laki-laki dan perempuan, siang dan malam. Dalam hidup selalu muncul pro dan kontra. Pro dan kontra dalam pikiran adalah ilmu. Tetapi jika di dalam hati itu merupakan godaan syeitan.

8.      Pertanyaan      : Apakah hakekat perubahan?
Jawaban:
Hakekat merupakan ontologi yang epistemologinya tidak dapat dipisahkan. Jika dilihat dari ilmu bidangnya, perubahan adalah berubahnya sesuatu hal misalnya karena reaksi kimia.Sedangkan kata berubah pun juga bisa merupakan pengertian secara intuitif.
9.      Pertanyaan      : Jika ada dua orang, satu orang tua satu yang lebih muda. Orang tua
                         dapat disebut dewa bagi yang lebih muda, tapi disisi lain orang yang
                          lebih muda tersebut dapat juga disebut dewa. Apakah syarat-syarat
                         disebut dewa?
Jawaban:
Segala sesuatu dapat disebut dewa dilihat berdasarkan pada ruang dan waktunya. Setiap hal yang ada dan yang mungkin ada dapat berupa dewa. Tapi yang satu hal yang tidak dapat dikejar atau dilampaui adalah usia.Berdasarkan pada usia, maka yang lebih tua adalah dewa bagi yang lebih muda
10.  Pertanyaan      : Bagaimana telaah cara membedakan hasil berpikir filsafat?
Jawaban          :
Berfikir secara filsafat dapat dilihat dari kerangkanya. Berpikir filsafat meliputi ontologism, epistemologis, dan aksiologis. Berfilsafat memiliki sifat ekstensif dan intensif.

11.  Pertanyaan      :Mengapa ada  gejala alam yang semakin kompleks?
Jawaban:
Semakin orang berubah menjadi tua, justru cara melihatnya akan semakin sederhana karena terdapat hal-hal yang telah dilupakan, namun jika hal-hal tersebut dilihat secara kompleks maka kita telah mampu memahami kekompleksan tersebut.

12.  Pertanyaan      :Apakah segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada dapat
                         dikatakan sebagai ciptaan Tuhan?
Jawaban:
Segala sesuatu yang ada dapat dikatakan hanya sebagian dari ciptaan Tuhan, sebagian ciptaan yang lain misalnya adalah rahmat dan keyakinan. Yang diciptakan bagi diri kita itu belum seberapa. Akan tetapi manusia tidak akan mampu emahami keseluruhan dari ciptaan Tuhan dikarenakan banyak hal, misalnya saja orang di Inggris yang tidak akan mampu memahami kota London dikarenakan mereka sibuk dengan ciptaannya sendiri. Setiap yang ada dan yang mungkin ada wajib disyukuri karena semua itu merupakan rahmat Tuhan. Akan tetapi jika disadari,ternyata dari setiap yang ada dan yang mungkin ada mempunyai potensi untuk menjadi sumber dosa, sehingga selain bersyukur yang hendaknya dilakukan juga adalah memohon ampunan.

Pertanyaan      : Bagaimana penjelasan engenai motivasi secara filsafat?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar